Archive for the 'Cerpen' Category

Sep 23 2011

Ikan Asin

Ujang heran tiada henti atas kawannya yang dulu dikenalnya sudah berubah. “Kok bisa ya?” tanyanya tanpa mengharap jawaban. “Dulu, dia sangat alim, sering menginspirasi teman, sangat menjaga diri. Kok sekarang di balik jeruji karena terbukti korupsi,” lanjutnya. “Gak usah heran Jang,” kata Firman kepada Ujang. “Yang tidak berubah hanya Tuhan,” lanjutnya sambil tangannya mengambil pisang [...]

No responses yet

Mar 29 2011

Takdir Calon Doktor Bodoh

“Kamu harus jadi doktor”,  ucap Pak Suratman suatu ketika pada tahun 1986 menjelang kelulusan SD kepada Firman. Waktu itu, Pak Suratman, Pak Pandi, dan Firman sedang duduk santai di emperan di depan ruang guru.  Firman tidak tahu persis apa maksud ucapan itu sewaktu SD. Maklum, Firman adalah anak desa terpencil di pedalaman Jepara. Di peta [...]

No responses yet

Mar 20 2011

Kawan Baru

Tet, tet, teeeettttt!!!! Suara klakson mobil di belakangku ketika aku menyeberang jalan berbunyi cukup keras. Jarang sopir Norwegia katrok seperti itu. Sepeda kukayuh seperti biasa, dengan menahan dinginnya udara pagi. Aku menengok ke arah mobil tadi. Sopirnya tersenyum kepadaku dan mengacungkan jempolnya. Aku pun mengacungkan jempol kepadanya, sambil tersenyum. *** Tengah hari, dua minggu yang [...]

No responses yet

Mar 20 2011

Melawan kincir angin

“Hi”, sapaku kepada seorang tamu hostel yang terlihat melamun. Dia memandangku dan tersenyum. “Hi”, jawabnya. Aku sedang ingin menikmati waktu malam itu di ruang bersama di Marken Youth Hostel di kota Bergen. Beberapa kali aku lihat lelaki setengah umur ini terdiam sendiri di ruangan tersebut. “Where are you from?”, tanyaku waktu itu. “Spain.. Spain”, jawabnya. “¿Cómo [...]

No responses yet

Mar 15 2011

Parthenon

Matahari sangat terik di Athena saat itu. Suhu 34 derajat. Pepohonan di kiri-kanan jalan mendaki untuk mencapai Acropolis tidak sanggup meredam panasnya matahari. Puing-puing Parthenon menjadi saksi kemajuan Yunani pada masa lalu. Aku menyambung nafas yang hampir habis setelah mendaki bukit, menuju Parthenon. Aku duduk di bebatuan yang terserak di depan Parthenon. Dari kejauhan, kota [...]

No responses yet